cupcake yang.....

Sabtu, Mei 26, 2012

Lihatlah sebuah cupcake diatas. Terlihat menggoda bukan? Bentuknya yang imut dengan topping cream yang manis ditambah hiasan yang cantik ini membuat kita segera ingin memakannya sampai habis tanpa ampun.


Lalu, bagaimana jika cupcake ini berkumpull dengan cupcake lain berkoordinasi untuk membuat sebuah pola seperti ini:


Masih berminat untuk memakannya? Tampaknya sih iya, bagaimanapun bentuknya sekali cupcake tetap cupcake.  Cupcake yang manis rasanya, dan imut bentuknya. Jika pikiran kita sudah ter-mindset bahwa cupcake itu enak dan nikmat, apapun yang terjadi dengan cupcake tersebut kita akan menganggap bahwa cupcake itu enak.

Sama seperti cerita cupcake diatas, kita sebagai individu harus sebisa mungkin membuat citra yang bagus di pikiran orang-orang. Ketika citra kita sudah bagus, apa pun yang kita lakukan akan terlihat bagus juga. Semisal Si A memiliki citra anak yang baik, ketika Si A berada di kelompok anak-anak nakal, orang-orang tetap akan melihat saya sebagai anak yang baik.  Namun, jika Si A tidak memiliki citra apa-apa di pikiran orang lain, ketika dia dia berada di kelompok anak-anak nakal maka si A akan dianggap sebagai anak nakal, meskipun Si A adalah anak yang baik. Betapa mudahnya lingkungan sekitar akan membentuk citra seseorang jika citra orang tersebut tidak dibangun dengan baik sebelumnya.

Dari tulisan ngawur diatas, marilah kita membentuk citra kita dimata orang lain sesuai dengan apa yang kita harapkan. Ibarat sebuah brand, bangunlah sebuah brand image sekuat mungkin agar suatu ketika terjadi hal negatif  yang akan membuat citra kita hancur, brand yang telah  kita bangun sebelummnya akan menyelamatkan kita dari persepsi negatif orang-orang sekitar.









You Might Also Like

0 comments

Like us on Facebook