Berkemah di gunung yang seram

Jumat, Januari 25, 2013

Alkisah ada seorang lelaki yang bernama Joni. Menurut kabar burung yang beredar Joni adalah orang yang pemberani. Keberaniannya bisa disejajarkan dengan para talent di gameshow-gameshow Jepang. Pokoknya sungguh berani sekali si Joni ini.

Untuk makin memantapkan diri bahwa dia orang pemberani, pergilah Joni ke Gunung Keramat. Disebut Gunung Keramat karena gunung tersebut seram sekali, kadang gunung disebut dengan nama gunung yang seram. Keseramannnya melebihi seramnya drakula di iklan osram. Ya...pokoknya seram sekali. Joni berniat untuk berkemah di gunung tersebut. Didirikanlah tenda dan setelah terpasang dengan kokoh, Joni berjalan-jalan disekitar gunung untuk melihat pemandangan yang ada

Joni berjalan-jalan di sekitar gunung

Ditengah perjalanan, Joni melihat wanita cantik. "wow cantik betul wanita tersebut!", ujar Joni. Dalam sekejap Joni menghampiri wanita tersebut. "Hai, kamu sedang apa disini",sapa Joni. "Hai kak, saya sedang berdiri disini", jawab wanita tersebut. 

Sebenarnya Joni adalah anak nakal yang sok berani. Dia adalah seorang playboy yang suka "jajan" disembarang tempat. Suasana gunung yang sepi membuat insting kenakalan Joni muncul secara tiba-tiba. Kemudian Joni memasukkan tangan laknatnya ke dalam rok wanita tersebut. "Dik maafkan kakak, tangan kakak terasa dingin sekali. tangan kakak butuh kehangatan", ujar Joni sambil memasukkan tangannya kedalam rok wanita tersebut. Si wanita diam saja, tidak berkutik atau melawan.

Joni melakukan kegiatan bejatnya
Melihat wanita tersebut diam saja, tangan laknat Joni makin masuk kedalam. Ditengah aksi rogoh merogoh, Joni merasa memegang sesuatu. "Dik, kenapa kamu meletakkan sebatang sosis di dalam rok?" tanya Joni. Lalu Joni kaget setengah mati! Wanita tersebut tiba-tiba menjadi seorang lelaki berwajah mirip Joni! 

tiba-tiba wanita tersebut berubah menjadi laki-laki berwajah mirip Joni
"Ayo kak..rogoh terus...rogoh terus...cengkram dengan kuat dan bertenaga hahahahaha", ucap lelaki berwajah mirip Joni dengan suara mengerikan. Ternyata yang dirogoh Joni bukanlah manusia tetapi hantu penunggu gunung  tersebut. Joni ketakutan setengah mati. Jantung Joni pun kian berdetak dengan kencang. Dengan sekuat tenaga Joni ingin mengeluarkan tangannya dari celana (tadinya rok) tersebut. Usaha Joni tampaknya sia-sia, tangannya terkunci dalam celana hantu tersebut. "Oom..ampun oom...lepaskan tangan saya", Joni mengiba. "Hahahahaha...tidak! ini adalah hukuman bagi orang cabul dan bejat sepertimu!", ujar hantu tersebut. Tiba-tiba cengkraman celana hantu tersebut makin kencang dan tangan Joni terputus akibat cengkraman celana hantu. Bersamaan dengan putusnya tangan Joni, hantu tersebut menghilang bersama potongan tangan Joni.

Joni kehilangan tangannya
Joni kehilangan tangannya. Sungguh peristiwa ini tak pernah dibayangkan sebelumnya. Kemah yang diharapkan menjadi kegiatan yang menyenangkan tiba-tiba berubah menjadi horor dan memilukan. Andai saja Joni tidak memasukkan tangannya ke dalam rok wanita tersebut mungkin saja wanita tersebut tidak berubah menjadi  laki-laki. Begitu juga dengan tangan Joni yang mungkin juga masih utuh sampai sekarang.







You Might Also Like

6 comments

Like us on Facebook