Karena kami adalah trio tepung bersaudara.
Ada yang mau ditepungin?
Dahulu sekali sebelum sukses seperti sekarang ini, hidup kami sangat miskin. Sampai-sampai untuk kebutuhan pakaian kami membuat sendiri dari karung tepung yang didapat dari bonus sebagai kuli angkut di pasar. Berkat kerja keras, akhirnya kami bisa terbebas dari belenggu kemiskinan dan hidup lebih sejahtera. Untuk mengenang masa-masa tersebut, akhirnya kami membuat ulang baju dari karung tepung. Ternyata tanggapan dari media dan fans cukup bagus. Rencananya baju ini akan di produksi secara massal oleh sebuah brand ternama dan dijadikan koleksi musim semi mereka.
Dimana-mana yang namanya sendirian tidaklah menyenangkan.
Sama seperti sehelai bulu ketiak ini yang tertinggal sendirian di deodoran roll on. Terpisah dari bulu ketiak lain dan kini dia harus menjalani takdirnya sebagai bulu ketiak yang tertinggal....sendirian...kesepian....
Semoga bulu ketiak ini selalu diberi ketabahan dalam menghadapi kesendirian.
I know that feel bro .



