Berjiwa eksperimental
Rabu, Mei 30, 2012
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita melihat hal-hal yang membuat kita penasaran dan meninggalkan banyak pertanyaan. Kenapa bisa begini dan kenapa bisa begitu, bagaimana kalo kayak gini, bagaimana kalo gitu, dan sebagainya. Mungkin apa yang kita pikirkan juga banyak dipikirkan oleh orang lain. Jika sudah begini diperlukan jiwa eksperimental yang berani untuk mencoba dan gagal dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Apabila pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak segera terjawab makan pertanyaan tersebut akan menjadi misteri dan berkembang menjadi isu-isu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya
Seperti bocah dibawah ini, dia bertanya-tanya, sejelek apakah wajahnya. Ketika ia bertanya pada temannya tidak ada satupun yang menyebutnya jelek. Tetapi dia tidak percaya, menurutnya satu-satunya yang bisa dipecaya adalah benda mati karena benda mati tidak bisa berbohong. Kemudian Si Anak Bertanya, "Wahai bola basket, apakah saya jelek? jika saya jelek silahkan saya dihantam sekeras mungkin". Lalu dicobalah percobaan pertama...dan hasilnya bisa disaksikan di cuplikan adegan dibawah ini
Bisa kita saksikan bersama bahwa Anak tersebut telah melakukan eksperimen yang berbahaya dan cenderung konyol. Seharusnya dia bertanya pada kaca ajaib bukan bola basket!!! Biarpun begitu dia sudah mencoba melakukan percobaan dan mendapatkan jawaban yang diinginkan, dengan ini dia tidak akan dibuat gelisah dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Bagaimana dengan kamu? sudah siapkah untuk melakukan eksperimen? sudah siap untuk menerima kenyataan hidup?
Selamat berkeksperimen, selamat mendapatkan jawaban yang diinginkan :)


0 comments